Home GAMNA Publishing kondisi politik di gambarkan dalam buku parnas vs Parlok yang di terbitkan...

kondisi politik di gambarkan dalam buku parnas vs Parlok yang di terbitkan oleh Gamna publishing

113
0
SHARE

BANDA ACEH – Pertarungan sejumlah partai politik dalam merebut suara rakyat pada pemilu 9 April mendatang semakin ketat, mengingat hari penentuan masing partai tinggal hitungan hari. Khusus di Aceh, tiga partai lokal ikut mengadu strategi memperebutkan suara rakyat untuk DPRA dan DPRK. berbagai staregi dilancarkan masing-masing partai demi meraup suara rakyat sebanyak mungkin.

Melihat hal ini, sejumlah akademisi dan aktivis menuliskan dalam buku berjudul Parnas vs Parlok yang diluncurkan hari ini di Ayam Lepas Lamnyong, Minggu (23/2).

Dalam buku itu dibahas tentang pertarungan partai politik dalam menguasai Aceh dan mengupas tuntas fungsi politisi di Parlemen.

Peluncuran buku tersebut menghadirkan dua narasumber sebagai pembedah dan resentator yaitu T.M.Jamil mewakili Rektor Universitas Syiah Kuala dan Sjamsul Kahar sebagai resentator.

Sjamsul Kahar mengatakan, melihat kondisi Aceh Buku ini penting karena mengingat kontekstual isinya membahas pendidikan politik dan juga independen.

“Apalagi saat ini hanya Aceh yang punya partai lokal,” ujar pimpinan salah satu media massa di Aceh ini.

Buku yang ditulis oleh beberapa akademisi, aktivis, dan politisi ini menurut Sjamsul dari 15 tulisan, terdapat 12 diantaranya yang sangat kontras terhadap esensi parlok di Aceh.

“Ada 12 tulisan yang saya baca sangat menyolok terhadap esensi parlok Aceh,” Imbuhnya.

Dalam resensinya juga Sjamsul menanggapi Konklusi akhir dari buku yang diedit oleh Hasan Basri M.Nur ini mengandung harapan-harapan masa depan kendati disampaikan dengan kritikan yang cukup tajam, serta kontroversi terhadap pengelola parpol.

Namun tidak ada sedikitpun tumpang tindih dalam buku ini selain itu juga tersimpan harapan-harapan agar bisa lebih baik.

“Walaupun sangat tajam namun buku ini tersimpan keinginan agar politik di Aceh khususnya tahun pemilu ini dapat berjalan lancar,” Ujarnya.

Pantauan ajnn.net, kegiatan bedah buku ini dihadiri oleh puluhan orang termasuk dosen, mahasiswa, serta beberapa penulis buku ini sendiri.

sumber: ajnn.net